|
SURAKARTA — Suasana khidmat sekaligus penuh sukacita menyelimuti Gedung Gereja Kristen Indonesia (GKI) Sangkrah pada Senin sore, 15 Juni 2026. Tepat pukul 16.00 WIB, ruangan ibadah bertransformasi menjadi lautan putih yang sangat anggun. Perpaduan gaun indah yang dikenakan para siswi serta kemeja rapi dari para siswa kelas 6 menandai dimulainya hari yang bersejarah. Acara kelulusan tahun ini dikemas sangat istimewa dengan mengusung tema agung, yaitu "Crown of Impact".
Acara dibuka dengan penampilan tarian tradisional yang memukau, membangkitkan semangat seluruh hadirin yang memenuhi ruangan. Usai sambutan budaya tersebut, para orang tua dan anak-anak diajak merendahkan hati dalam ibadah syukur yang dipimpin oleh Ibu Kristiani Diah, S.Pd. Suasana ibadah semakin larut dalam perenungan saat Bapak Pendeta Ponco Widiarso, S.Si. menyampaikan khotbah firman Tuhan, memberikan bekal rohani yang kuat bagi anak-anak untuk melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Memasuki acara inti, Master of Ceremony (MC) membuka prosesi pelepasan dengan penuh wibawa. Lagu kebangsaan Indonesia Raya bergema kuat, disusul dengan lirik penuh semangat dari Mars Widya Wacana yang dinyanyikan bersama secara lantang. Setelah itu, momen membanggakan terjadi ketika Kepala Sekolah, Ibu Elisabeth Tri Indarwi, S.Si., membacakan hasil tertinggi Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) serta Tes Kemampuan Akademik (TKA) sekaligus menyerahkan bingkisan penghargaan kepada siswa berprestasi. Tangis haru seketika pecah saat anak-anak menyanyikan lagu Terima Kasihku, lagu berbahasa Jawa Wiwit Aku Isih Bayi, dan Doa Seorang Anak. Suasana kian emosional saat anak-anak berjalan mendekat untuk memberikan setangkai bunga dan pelukan hangat kepada orang tua mereka sebagai ungkapan cinta. Kejutan berlanjut melalui ucapan terima kasih siswa dalam tiga bahasa (Inggris, Mandarin, Jawa) serta kado persembahan lagu manis dari para guru. Acara pun diakhiri dengan pelepasan balon ke angkasa sebagai simbol impian mereka yang siap terbang tinggi membawa dampak positif bagi dunia.
0 Comments
SD Kristen Widya Wacana Pasarlegi Rilis Buku Antologi BaruSURAKARTA – SD Kristen Widya Wacana Pasarlegi kembali membuktikan komitmennya dalam dunia literasi dengan meluncurkan buku antologi terbaru karya siswa. Acara peluncuran buku yang berlangsung hangat dan penuh antusias ini digelar langsung di perpustakaan sekolah, tempat yang menjadi jantung kegiatan membaca dan belajar para siswa.
Buku antologi terbaru ini merangkum puluhan narasi jujur dan penuh warna dari kelas 1 hingga kelas 5. Karya-karya tersebut dikelompokkan secara apik ke dalam tiga tema besar yang sangat dekat dengan fase tumbuh kembang anak-anak. Bagi siswa kelas 1, tema Keluarga menjadi sarana menyentuh untuk mengungkapkan kehangatan rumah dan kasih sayang orang tua. Sementara itu, siswa kelas 2 dan 3 mengeksplorasi tema Persahabatan melalui kisah-kisah ceria tentang kebersamaan dan indahnya berbagi di sekolah. Tak kalah inspiratif, siswa kelas 4 dan 5 dengan berani menuangkan mimpi besar mereka lewat tema Cita-Cita. Peluncuran di perpustakaan sekolah ini menegaskan bahwa menulis telah menjadi budaya yang mengakar kuat. Berkat kolaborasi hebat antara guru, kreativitas siswa, serta dukungan penuh dari orang tua, karya berharga ini sukses dibukukan kembali. Teruslah berkarya dan mewarnai dunia dengan tulisanmu, anak-anak hebat! SD & SMP Kristen Widya Wacana Pasarlegi Gelar Upacara Harkitnas
Nuansa nasionalisme yang kental menyelimuti lapangan SD Kristen Widya Wacana Pasarlegi pada Rabu pagi, 20 Mei 2026. Tepat pukul 07.00 WIB, seluruh siswa-siswi, guru, serta staf karyawan dari unit SD dan SMP berkumpul dalam kesatuan hati untuk melaksanakan upacara bendera memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Upacara gabungan ini berlangsung dengan sangat khidmat, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan. Ada yang istimewa dalam peringatan tahun ini, yaitu penampilan memukau dari siswa-siswi kelas 7 SMP yang dipercaya sebagai petugas upacara. Dengan penuh rasa tanggung jawab, mereka mampu menjalankan tugas dengan sangat disiplin, mulai dari pemimpin upacara yang tegas hingga kekompakan tim pengibar bendera Merah Putih. Momen bersejarah ini menjadi refleksi penting bagi seluruh warga sekolah untuk meneladani semangat perjuangan Boedi Oetomo. Di era modern ini, para siswa diajak untuk memaknai "Kebangkitan" dengan cara bangkit melawan rasa malas, meningkatkan literasi, serta terus mengukir prestasi demi masa depan. Upacara berjalan lancar dan ditutup dengan rasa syukur. Semoga semangat Hari Kebangkitan Nasional terus menyala dan menginspirasi seluruh keluarga besar SD-SMP Kristen Widya Wacana Pasarlegi untuk terus maju bersama!
Sejak pagi hari, suasana gereja sudah dipenuhi antusiasme para peserta, guru, serta tamu undangan. Acara dibuka dengan sapaan hangat dari pembawa acara yang dilanjutkan dengan pujian “Kumasuki Gerbangnya”, mengajak seluruh hadirin untuk memulai perayaan dengan hati yang bersyukur.
Kemeriahan semakin terasa saat anak-anak dari tingkat TK menampilkan berbagai bakat mereka, seperti angklung dan paduan suara. Penampilan ini menunjukkan bahwa sukacita Paskah dapat dirasakan oleh semua kalangan, bahkan sejak usia dini. Yang menarik, rangkaian acara dikemas dalam bentuk drama petualangan yang kreatif. Kisah dimulai dari perjalanan dua tokoh yang menemukan peta harta karun berisi telur Paskah ajaib. Penonton diajak mengikuti perjalanan mereka dari pantai hingga sebuah kafe, penuh dengan kejutan dan pesan kehidupan. Di tengah perjalanan, mereka sempat merasa putus asa dan kehilangan harapan. Namun melalui pujian dan alur cerita yang menyentuh, disampaikan bahwa kasih Tuhan selalu lebih besar dari setiap pergumulan. Puncak acara adalah penyampaian firman Tuhan yang menegaskan makna sejati Paskah. Firman tersebut mengingatkan bahwa setiap orang yang ada di dalam Kristus adalah ciptaan baru, sesuai dengan 2 Korintus 5:17—kehidupan lama telah berlalu dan yang baru telah datang. Cerita berlanjut hingga ke “Secret Garden”, tempat harta karun dijaga oleh mermaid dan pasukannya. Dengan penampilan tarian yang memukau dan adegan penuh aksi, suasana menjadi semakin hidup. Akhirnya, kebaikan berhasil mengalahkan kejahatan, melambangkan kemenangan iman dan pengharapan. Acara ditutup dengan penuh sukacita melalui penampilan angklung, doa penutup, serta nyanyian “Selamat Paskah”. Seluruh peserta kemudian menikmati momen kebersamaan melalui foto bersama dan pembagian souvenir. Melalui Eggstravaganza ini, pesan Paskah tersampaikan dengan cara yang kreatif, menarik, dan bermakna: bahwa selalu ada harapan baru bagi setiap orang. Kebangkitan Kristus menjadi sumber kekuatan yang mengubahkan hidup dan membawa terang bagi dunia. |










